logo
Y&X Beijing Technology Co., Ltd.
Produk
Kasus-kasus
Rumah > Kasus-kasus >
Kasus perusahaan terbaru tentang Flokulan: Tautan Utama yang Sangat Penting dalam Proses Pengolahan Air Limbah
Acara
Kontak
Kontak: Ms. Cherry
Faks: 86-189-11067149
Hubungi Sekarang
Kirimkan surat.

Flokulan: Tautan Utama yang Sangat Penting dalam Proses Pengolahan Air Limbah

2025-12-15
 Latest company case about Flokulan: Tautan Utama yang Sangat Penting dalam Proses Pengolahan Air Limbah

Bagi para profesional pengolahan air, flocculant adalah alat sehari-hari dan pemisah air teknis.Transisi dari "mengetahui namanya" ke "memahami mekanisme tindakannya dan mencocokkan logika" menandai evolusi seorang insinyur dari operator menjadi ahli. Jenis-jenis flocculant yang tersedia, dan cara membedakan dan menggunakan mereka dengan benar, adalah topik yang banyak orang merasa membingungkan.


Flokulan saat ini merupakan bahan kimia yang paling banyak digunakan dalam pengolahan air limbah.Mereka adalah zat yang dapat mengurangi atau menghilangkan stabilitas presipitasi dan stabilitas polimerisasi dari partikel yang tersebar di air, dan menyebabkan partikel yang tersebar ini untuk koagulasi dan flocculate ke agregat.


 Cara Kerja Flocculant

  1. Partikel koloid dalam air ditandai dengan ukuran kecil, hidrasi permukaan, dan muatan listrik, memberikan stabilitas yang tinggi.Mereka terhidrolisis menjadi koloid bermuatan dan membentuk struktur berlapis ganda listrik dengan ion di sekitarnya.
  2. A method of rapid stirring after dosing is used to promote the chance and frequency of collisions between the colloidal impurity particles in the water and the micelles produced by the hydrolysis of the flocculantPartikel-partikel kekotoran di dalam air pertama-tama kehilangan stabilitas di bawah tindakan flocculant, kemudian mengelompok menjadi partikel yang lebih besar, dan akhirnya menetap atau mengambang.
  3. Proses dimana partikel kotoran dalam air berinteraksi dengan flocculant, kehilangan stabilitas melalui mekanisme seperti kompresi lapisan ganda dan netralisasi muatan dan membentuk mikro-flocs,disebut koagulasiProses di mana mikro-flocs agregat di bawah tindakan material jembatan dan aliran air bergaul untuk membentuk flocs yang tumbuh menjadi flocs besar melalui mekanisme seperti adsorpsi, jembatan,dan koagulasi menyapu, disebut flocculation.
  4. Kombinasi pencampuran, koagulasi, dan flokulasi disebut koagulasi-flokulasi.sementara koagulasi dan flocculation terjadi di tangki reaksi.


Jenis Flocculants - (Kationic, Non-Ionic, Anionic)

Flokulan secara luas dikategorikan berdasarkan jenis muatan listrik yang mereka bawa.

  • Cationic Flocculants: Ini membawa muatan positif dan efektif untuk mengikat dengan partikel bermuatan negatif.atau ketika muatan positif diperlukan untuk menetralisir muatan kontaminan tertentu.
  • Non-ion Flocculants: Mereka tidak membawa muatan listrik dan biasanya digunakan di air yang mengandung partikel bermuatan sedikit atau tidak sama sekali.Flokulan non-ionik disukai karena stabilitasnya pada rentang pH dan tingkat salinitas yang luas.
  • Anionic Flocculants: Anionic flocculants, seperti APAM, membawa muatan negatif dan umumnya efektif dalam mengobati air yang mengandung partikel bermuatan positif atau netral tersuspensi.Mereka sangat cocok untuk menghilangkan bahan organik, seperti minyak dan lemak, dan dalam situasi di mana pH sedikit asam hingga netral.

Pengguna dapat membuat pilihan yang wajar berdasarkan karakteristik air limbah.Penggunaan gabungan flocculants dan peralatan pengolahan air limbah dapat meningkatkan efisiensi pengolahan dan secara efektif memecahkan tantangan pengolahan air limbah.


Bagaimana Memilih Flocculant Secara Ilmiah

Memilih flocculant yang tepat adalah proses pengambilan keputusan ilmiah yang sistematis, bukan hanya percobaan dan kesalahan.

  • Analisis Kualitas Air: pH air limbah, alkalinitas, konsentrasi zat padat tersuspensi dan sifatnya, dan potensi zeta harus dianalisis terlebih dahulu.pH tinggi dapat mempengaruhi efisiensi floculants berbasis aluminium; flocculant kationik lebih disukai untuk mengobati lumpur organik, yang biasanya bermuatan negatif.
  • Uji Jar:Ini adalah langkah yang paling inti dan penting.Uji dilakukan di laboratorium menggunakan pengaduk multi-paddle untuk membandingkan efek dari berbagai jenis dan dosis flocculants secara paralel pada parameter seperti ukuran floc, kecepatan menetap, dan kejelasan supernatant, sehingga menentukan larutan optimal.
  • Kompatibilitas dengan Proses Pengolahan:Proses pemisahan yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda untuk flocs.membuat flocculants dengan kepadatan muatan tinggi cocok, sedangkan proses sedimentasi membutuhkan floc yang berat dan kompak, sehingga flocculants berat molekul tinggi lebih disukai.
  • Pertimbangan Biaya Umum: Penting untuk mempertimbangkan tidak hanya harga satuan bahan kimia tetapi juga biaya per ton air yang diolah.karena dosisnya yang lebih rendah dan hasil pengobatan yang lebih baik, dapat memiliki biaya keseluruhan yang lebih rendah.

Flocculants telah berevolusi dari bahan kimia bantu menjadi sarana teknologi inti dalam sistem pengolahan air limbah modern untuk mencapai standar tinggi limbah, penghematan energi, konsumsi yang berkurang,dan penggunaan sumber dayaDari pembangkit air limbah kota hingga berbagai stasiun pengolahan air limbah industri, penerapannya yang tepat secara langsung berkaitan dengan manfaat lingkungan dan ekonomi.dengan meningkatnya persyaratan kualitas air, the development and application of green and environmentally friendly flocculants(such as modified natural polymers) and intelligent dosing systems will become important directions for continued development in this field.