logo
Y&X Beijing Technology Co., Ltd.
Produk
Berita
Rumah > Berita >
Berita Perusahaan Tentang Produksi emas Mali meningkat 30% pada paruh pertama tahun ini
Acara
Kontak
Kontak: Ms. Cherry
Faks: 86-189-11067149
Hubungi Sekarang
Kirimkan surat.

Produksi emas Mali meningkat 30% pada paruh pertama tahun ini

2026-08-19
Latest company news about Produksi emas Mali meningkat 30% pada paruh pertama tahun ini
Produksi Emas Mali Melonjak, Melampaui Ekspektasi

Menurut Reuters, dikutip oleh Mining Weekly pada tanggal 18, produksi emas Mali meningkat sebesar30% dari tahun ke tahun pada paruh pertama tahun ini, melampaui ekspektasi pemerintah, yang menunjukkan bahwa produksi emas negara tersebut telah membaik. Pada tahun 2025, karena hubungan yang tegang antara pemerintah dan perusahaan pertambangan, produksi emas menurun.

Konteks dan Tantangan

Mali adalah salah satu produsen emas terbesar di Afrika. Untuk meningkatkan pendapatan pemerintah, negara tersebut memperketat kontrolnya terhadap industri pertambangan, dan kebijakan reformasi yang diterapkan terkadang menimbulkan ketidakpuasan di kalangan perusahaan pertambangan.

Sengketa antara pemerintah dan perusahaan telah memengaruhi produksi emas Mali. Pada2025, produksi emas turun dari rekor66,5 ton pada2023 menjadi42,2 ton.

Kinerja Paruh Pertama

Namun, data terbaru dari Kementerian Pertambangan Mali menunjukkan bahwa produksi emas negara tersebut mencapai23,5 ton pada paruh pertama tahun ini, yang sekitar18 ton lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada2025, dan juga melampaui perkiraan pemerintah sebesar21,2 ton.

Buletin produksi industri yang dikeluarkan oleh Kementerian tidak menjelaskan alasan peningkatan tersebut, juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Data menunjukkan bahwa Mali diperkirakan akan mencapai atau melampaui target produksi emas tahunannya sebesar43,2 ton.

Tambang Utama dan Prospek Masa Depan

Menurut data Kementerian Pertambangan,Fekola dariB2 Gold Company tetap menjadi tambang emas terbesar di negara itu pada paruh pertama tahun ini, dengan hasil sebesar8,85 ton. Loulo milik Barrick menghasilkan6,9 ton, yang telah melampaui hasil sebesar5,5 ton pada2025.

Kontributor penting lainnya termasukResolute 3,0 ton danUnited Gold Company 3,5 ton.

Selain itu, bulan ini, pertemuan kabinet Mali memberikan izin pertambangan skala besar kepadaproyek Menankoto dariB2 Gold Company, membuka jalan bagi pengembangan tambang emas baru.

Izin tersebut sekali lagi memperluas rantai proyek tambang emas baru di Mali, termasukproyek pengembangan Kobada dariToubani Resources.

B2 Gold Company memprediksi bahwa mulai2028, Tambang Emas Menankoto akan menghasilkan150.000 ons emas per tahun, sementaraKobada akan menghasilkan162.000 ons emas per tahun, dengan target mulai berproduksi pada2027.


sumber:https://geoglobal.mnr.gov.cn/zx/kydt/hyyxdt/202608/t20260819_10294924.htm